Selasa, 30 Desember 2008

Cerpen #3 Setia Kawan


Cerpen #2 Senyum Manis Bunda


Ini Cerpen satu halaman, bagus ya.

Cerpen #1 Temanku Yang Bermusuhan




Cerpen ini tentang temanku yang berantem. Komentar ustadz aku mesti banyak baca cerpen orang lain sehingga punya banyak kata-kata.

Komentar Cahaya Pena







Ustadku dan teman-temanku suka ngasih komentar. Mereka menuliskan komentar di balik sampul. Seperti buku-buku yang dibaca Papa, aku lihat di balik sampulnya juga banyak komentar dari orang lain. Bagus kan ?

Senin, 29 Desember 2008

Cahaya Pena - Launa







Cahaya Pena, judul buku tulis yang dibagikan oleh sekolahku.



Dalam buku ini, aku menuliskan cerita-cerita pendek. Katanya kalau bagus dan cukup banyak akan diterbitkan seperti buku KKPK -- kecil kecil punya karya. Aku sudah menulis banyak lho..., nanti aku masukkan ke blog ya..



Rabu, 24 Desember 2008

Menjual Bakso Mahal


Melewati Delanggu, ada yang berani pasang papan nama BAKSO MAHAL. Jualan bakso yang aneh... ini tahun 2003-an.
Sayang sekali, ketika lewat lagi di tahun 2008-an sudah tidak ada lagi. Salah strategi ?

Jumat, 19 Desember 2008

Kembalian permen, bayar aja pakai permen ..


Fair play : Bila kami terpaksa memberi kembalian berupa barang (permen), kami bersedia menerima barang tersebut sebagai alat pembayaran kepada kami.

Silakan Masuk, bila anda yang dibutuhkan...


Kalau ada yang mampir di Stasiun Kereta Kutoarjo, di pintu belakang restorannya ada tulisan menarik.. Silakan Masuk, bila anda yang bertugas, yang mendapat izin, tidak mengganggu aktivitas, yang berhak, yang dibutuhkan. kutoarjo...

Dik Alan




ini adalah fotonya dik alan, dia lucu ya

Adik Alif sudah 5.4 kg




Hari-hari ini dik Alif makin berat, dia membesar, ibu mengurus.. -- eh jadi kurus.... Kakak makin sayang, Mas juga, jadinya kami sering nyiumin adik.

...

Sabtu, 13 Desember 2008

maulana



Aku punya adik yang ke-2 lho! namanya Danuja Maulana Mulyawan, itu juga adiknya dik Agil juga. Dik Agil panggilnya Alif, kalau aku panggilnya Alan. Papa panggil dia Adik saja, soalnya dik Agil minta dipanggil Kakak. Jadi kami punya Papa, Mama, Mas, Mbak (aku), Kakak dan Adik..