Rabu, 17 November 2010
Bromo ...
Bromo merupakan tempat wisata yang sangat disuka, terutama untuk yang ingin mengenal gunung berapi dan masyarakat tengger. Jika berangkat dari arah Pasuruan, kita bisa menyewa angkot sampai ke desa Ngadisari, lalu nyambung dengan jeep hardtop yang khusus akan membawa kita mendekati puncak Bromo. Dingin... jangan pakai jeans, karena akan lengket. Lebih baik kalau celana training, baru luarnya pakai jeans :) Pakai kaos tangan dan kaos kaki yang tebal, serta jaket tentunya. Akan membantu kalau kita bawa senter, saat pindah ke jeep, melihat tangga, dan ke kamar kecil...
Oh ya, kalau punya hardtop jangan dibawa, sebaiknya tetap sewa saja. Karena rutenya sering berubah sesuai kondisi jalan. Lagipula sudah ada semacam koperasi yang mewadahi dan mengatur perilaku sopir jeep, cukup pe-de lah kita pakai mereka. Yang penting, bawalah kamera, karena semua akan memotret seperti dalam lomba ...
Sesampai di puncak, kita bisa minum dan menikmati makanan hangat. Cukup banyak warung yang sediakan peralatan tambahan, seperti jaket dan souvenir lainnya.
Saat-saat menunggu terbitnya matahari merupakan peristiwa yang mendebarkan, karena pemandangan indah segera terpampang di hadapan kita. Kawah Bromo di antara hamparan pasir halus. Seperti di film ... apalagi kita bisa duduk di deretan kursi yang disediakan.
Jeep hardtop akan membawa kita turun dari puncak menuju lautan pasir, di mana sudah tersedia kuda-kuda untuk menuju puncak kawah Bromo.Jangan khawatir, penjaga kuda akan menuntun kudanya, dan kita dapat tenang duduk dengan terantuk-antuk, tanpa khawatir kudanya lari.
Kita bisa menuju ke perbukitan yang dihampari rumput hijau, sopirnya bilang bukit teletubis...
Oh ya, tanyalah ongkos jeep anda ke sopirnya sebelum berangkat, itu akan membuat anda nyaman.
Rumah Makan Ambarketawang Yogyakarta
Rumah makan ini terletak sekitar enam km ke arah barat yogyakarta, di samping POM bensin, buka 24 jam. Tersedia berbagai menu prasmanan dan pesanan -- gudeg, soto dll, dan jangan lupa makanan khas Yogyakarta : bakpia. Jika siang hari, kita bisa melihat bagaimana bakpia dibuat di sini, dan menikmati hasilnya yang masih hangat.. Jika kita belum punya oleh-oleh, di sinilah tempatnya ... (lho kok malah ngiklan, padahal nggak ada kaitannya)
Rabu, 10 November 2010
Langganan:
Komentar (Atom)








