Aku bersama Papa,Dik Agil dan Mas Abil pergi ke museum rokok. Museum itu berisi riwayat pembuat rokok. Kata Papa, ini pembuat rokok Sampoerna. Aku sangat senang disana. Karena aku bisa foto bersama SEPEDA ZAMAN DAHULU, ALAT DRAMBEN , MESIN PEMBUAT ROKOK KUNO, dan yang paling membuat aku senang, saat bermain jual-jualan dengan dik Agil dan masAbil di tiruan kedai rokok. Tapi, isi bungkus kuenya, bukan makanan beneran, melainkan isi rokok. Kata Papa, kalau hari kerja kita bisa lihat pekerja membuat rokok, sekarang hanya bisa lihat videonya saja. nah tentang museum ini selengkapnya bisa lihat di sini.
Ibu tidak ikut, padahal asik lho. Ibu ada pengajian ibu-ibu di perumahan.
Senang juga kalau semua rokok dimuseumkan...
Senang juga kalau semua rokok dimuseumkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar