

Senin jam 21.00 mama dan papa boleh menengok dik Agil di ruang ICU Darmo. Di hidungnya ada selang oksigen, di mulutnya ada selang ke balon hitam, di tangan kanan ada infus, di jempol tangan kiri ada kabel dengan lampu merah menyala, di dada ada kabel-kabel banyak... lalu di perut bawah pusar ada perban sekitar 5 x 7 cm, dan keluar selang pembuangan darah sisa operasi. Oh ya, kedua tangan dik Agil ditali, katanya agar tidak menggaruk kabel-kabel yang menempel di tubuhnya. Di bawah selimutnya, dik Agil ada baju hijau, tetapi tidak dipakaikan.
Saat ditengok ibu, Adik sempat membuka mata, lalu terpejam lagi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar