Kemaren hari Minggu perjalanan Surabaya - Jakarta papa dikeluarkan pesawat yang jadwalnya jam 13.55. Alhamdulillah. Kenapa dikeluarkan dari pesawat? Karena yang semula pesan tiket dan sudah checkin online 3 orang dan dicancel 2 orang tidak bisa diakomodasikan oleh sistem secara keseluruhan. Sebelum antri check-in manual papa tanya ke petugas berseragam batik itu sambil menceritakan masalahnya, setelah diperiksa, silakan lanjut ke ruang tunggu - tidak perlu check-in lagi. Diperiksa petugas berikutnya, sampai di pemeriksaan menjelang masuk pesawat juga aman. Duduk di tempat yang sesuai dalam dokumen checkin, sesaat didatangi petugas berseragam batik, dan diminta ke pintu pesawat -- papa langsung paham ada masalah dengan kursi papa. Tapi papa tetap senyum dan Alhamdulillah, para pramugari dan petugas juga tetap hormati papa. Begitu papa kembali ke counter checkin, ternyata oleh petugas checkin dibenarkan- papa bisa langsung borading sesuai data di komputernya. Sementara petugas di pesawat mengatakan papa tidak masuk dalam manifest. Mengenal beragam sistem IT yang dipakai membuat papa paham apa yang terjadi. Sistemnya dan petugasnya tidak saling connect untuk hal-hal yang belum diskenariokan. Skenario cancel sebagian jumlah penumpang dalam satu tiket. Papa santai saja, dan bilang ke mereka, tidak masalah - papa ikut dengan pesawat berikutnya, tetapi masalahnya adalah perjalanan Jakarta - Medan harus bisa malam ini. Karena waktu landing pesawat Surabaya-Jakata dengan waktu boarding Jakarta - Medan hanya selisih 30 menit, sementara terminal 3 Jakarta itu sangatlah panjang jarak antar gate-nya. Diskusi antar petugas sampai duty manager maskapai berlangsung. Akhirnya papa dapat naik pesawat berikutnya, dan akan dijemput petugas maskapai untuk dikawal sampai pesawat berikutnya.
Alhamdulillah, setelah antri boarding di Juanda, papa didatangi duty manger - dan diganti tempat duduknya di bagian depan dari pesawat. Di pesawat papa baru sadar, boarding pass Jakarta - Medan belum di tangan. Alhamdulillah, sepertinya akan ada cerita lagi...
Perjalanan lancar Surabaya - Jakarta, sampai saat landing di Jakarta nama papa diumumkan untuk segera ke bagian depan dan dijemput petugas. Ternyata, tidak hanya dijemput, papa juga mesti olahraga lari dari ujung terminal 3 ke bagian security yang transit, terus lari lagi ke pintu keberangkatan di gate khusus, dan naik mobil khusus di antar ke pesawat berikutnya..... Lumayan itu hampir 2.4 km larinya. Di sela lari itu papa sempat nanya apa ada boarding pass untuk pesawat berikutnya ? ada sambil tunjukkan HP-nya, papa langsung foto itu sambil terus lari... Alhamdulillah.
Setelah mobil khusus ini terhalang ada pesawat lain yang mau terbang, akhirnya sampai ke pesawat. Alhamdulillah. Apa yang terjadi di pesawat ini ? ternyata nomor kursi papa ada penumpangnya... Lapor ke pramugari, memeriksa boarding pass. dipanggilkan petugas darat, papa dipindahkan ke kursi yang lebih lebar. Alhamdulillah. Periksa lagi boarding pass yang papa pegang .... ya Allah, pantesan double, lha ini untuk bulan depan.... Alhamdulillah tidak dipermasalahkan oleh petugas yang memeriksa berikutnya -- he, he, entah sudah saling paham atau memang di foto boarding pass itu bulannya nggak kelihatan jelas.
Alhamdulillah, ternyata pesawat yang papa tumpangi ini lebih cepat satu jam dari skenario perjalanan yang papa pesan. Akhirnya sampai Medan, dan jam 21.30 bisa vicon dengan team untuk persiapan hari Senin.
Alhamdulillah, papa tidak emosi waktu diturunkan dari pesawat. Alhamdulillah papa masih bisa lari di terminal 3 ujung ke ujung. Alhamdulillah papa tetap tenang walau kursinya sudah diduduki orang lain. Alhamdulillah, perjalanan jadi lebih cepat ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar